The Silence Between Our Heartbeats
Elara dan Maya adalah dua kutub yang tak terpisahkan sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di Universitas Nusantara. Di mata orang lain, mereka hanyalah sepasang sahabat yang selalu berbagi segalanya-mulai dari catatan kuliah hingga rahasia-rahasia kecil. Namun, di balik keintiman itu, Elara menyimpan rahasia besar yang ia kunci rapat di dalam hatinya: ia mencintai Maya lebih dari sekadar sahabat.
βNamun, Elara sadar akan tembok besar yang berdiri di hadapan mereka. Di lingkungan mereka yang konservatif, di mana perasaan sesama jenis dianggap sebagai sesuatu yang tabu, Elara memilih untuk membungkam perasaannya. Ia lebih memilih untuk tetap menjadi "sahabat" daripada harus kehilangan Maya selamanya.
βDunia mereka yang tenang mulai retak saat Adrian, seorang atlet basket populer dengan pesona yang memikat namun sifat yang posesif, mulai mengejar Maya. Dalam usahanya untuk mematuhi ekspektasi sosial dan menjadi "normal," Maya menerima ajakan kencan Adrian. Sejak saat itu, Elara terperangkap dalam siksaan yang paling kejam: ia harus menjadi pendengar setia setiap kali Maya mencurahkan keluh kesah tentang hubungannya dengan Adrian, sementara hatinya sendiri hancur berkeping-keping.
βDi tengah pertarungan batin Elara yang cemburu dan marah, serta perjuangan Maya yang merasa terpenjara dalam hubungan yang dipaksakan, mereka berdua mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar persahabatan di antara mereka. "The Silence Between Our Heartbeats" adalah kisah tentang keberanian untuk jujur pada diri sendiri, harga dari sebuah kata "normal," dan perjuangan dua jiwa yang mencoba bertahan di tengah dunia yang tidak memberikan ruang bagi cinta mereka.