We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Caught in Lockdown

Caught in Lockdown

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di tengah hiruk pikuk kabar tentang tujuh orang yang terinfeksi wabah misterius, Alya justru disibukkan oleh pesan-pesan Rayhan-seorang pemuda dingin yang sulit ditebak. Pertemuan mereka berawal dari sekadar percakapan singkat, namun perlahan berubah menjadi diskusi panjang yang membuat keduanya semakin akrab. Dari Rayhan yang kaku hingga akhirnya bisa bercanda dan mengejek ringan, hubungan mereka tumbuh tanpa disadari. Namun, di saat Alya mulai terbiasa dengan kehadiran Rayhan, sebuah kejadian mengusik: pesan-pesannya tak lagi dibalas. Hening itu membuat Alya gelisah-apakah Rayhan hanya bosan, atau ada sesuatu yang lebih besar sedang ia sembunyikan?
All Rights Reserved
#2
duapenuliskeren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines