Pernahkah kalian berpikir tentang sisi lain dari dunia yang kalian tempati?. Dalam rata rata catatan sejarah, topik ini jarang di bahas.
Memikirkan semua kemungkinan yang akan terjadi. Luvia, gadis berumur lima belas tahun, mempertanyakan hal hal tersebut dari dia masih kecil. Apakah mungkin pertanyaan tersebut, dapat dijawab oleh seorang gadis SMA biasa?
Bagaimana jika, bukan hanya manusia yang hidup di bumi ini. Bagaimana jika ada mahluk mahluk lain, yang hidup bersamaan dengan kita di bumi ini. Hidup tak sesingkat yang kita pikirkan. Jika benar ada sisi lain dari dunia kita yang sekarang, di manakah dunia itu berada?
Luvia, gadis dengan sejuta pertanyaan. Teman temanya tidak tertarik dengan pola pikir Luvia. Mereka menganggap luvia hanya kebanyakan membaca buku fiksi saat jam istirahat. Sampai di mana, Matahari mulai terbenam, bersembunyi dibalik awan awan. Para burung burung mulai berterbangan, menciptakan suatu maha karya yang amat indah. Manik mata biru milik Luvia, melirik seorang laki laki yang tengah menikmati langit sore. Luvia memperhatikan laki laki tersebut, rambut hitam yang rapi, serta..gelang yang maniknya berbentuk matahari. Sejenak Luvia diam membisu, Luvia tau, pemilik dari gelang dengan manik berbentuk matahari itu milik siapa. Dia adalah Asher, laki laki yang di agungkan di sekolah Luvia, karna kepintarannya.
-------------------------------------------
Hanya penulis cerita fiksi
Salam, Azumi-🎭
Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati?
Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya.
Terjebak dalam dosa yang tidak pernah ia lakukan, ia harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?