SISA - Perempuan yang Jatuh

SISA - Perempuan yang Jatuh

  • WpView
    OKUNANLAR 22
  • WpVote
    Oylar 0
  • WpPart
    Bölümler 33
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Ara 20, 2025
Alya pernah menjadi gadis kecil yang penuh cahaya-taat, sederhana, dan penuh harapan. Namun hidup tidak selalu ramah pada hati seorang perempuan. Satu luka cinta meruntuhkan imannya. Satu kehilangan mengikis senyumnya. Hingga yang tersisa hanyalah kenangan, luka, dan penyesalan. Dan pada detik terakhir hidupnya, ketika tubuhnya terbaring lemah di ambang maut, Alya kembali menelusuri jejak masa lalunya- dari tawa masa kecil, cinta pertama, hingga kejatuhan yang tak pernah ia duga. Ini adalah kisah tentang seorang perempuan yang jatuh, dan tentang sisa hidup yang tak pernah ia genggam sepenuhnya.
Tüm hakları saklıdır
#665
luka
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi