NEVER MINE (End)

NEVER MINE (End)

  • WpView
    LECTURAS 1,942
  • WpVote
    Votos 330
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 16, 2026
Becky Armstrong kembali sebagai sebuah rima yang sengaja dipatahkan. Ia adalah narasi yang dipaksa tunduk pada garis batas yang ditarik oleh tangan-tangan penguasa di rumahnya sendiri, sebuah eksistensi yang hanya diizinkan bernapas di balik bayang-bayang. Namun, saat ia duduk di samping Freen Sarocha, Becky menemukan satu-satunya gravitasi yang mampu mengacaukan poros dunianya yang sunyi, sebuah cahaya yang seharusnya tidak pernah ia sentuh jika ia ingin tetap selamat. ​Di antara mereka, ada bahasa diam yang tak mampu diterjemahkan oleh logika. Mencintai Freen adalah sebuah pengkhianatan paling indah terhadap takdir yang sudah digariskan untuknya, sebuah perjudian di mana Becky sudah tahu ia akan kalah sebelum memulai. Sebab pada akhirnya, ia harus belajar bahwa ada beberapa jiwa yang dihadirkan dalam hidup hanya untuk membuat kita mengerti arti kata kehilangan, jauh sebelum kita benar-benar sempat memilikinya.
Todos los derechos reservados
#201
freenbecky
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Story Of Janeta 2
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido