TRIPENQUAD : DARAH YANG DIINGKARI

TRIPENQUAD : DARAH YANG DIINGKARI

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 14, 2026
Dia menyembunyikan namanya untuk melupakan darahnya. Tapi darahnya tidak akan melupakannya. Bekas luka di pelipisnya adalah satu-satunya petunjuk dari masa lalu Tripenquad yang kelam. Sebagai pengembara yang menyandang nama samaran, ia hidup bebas dengan membela rakyat kecil, jauh dari gemerlap dan racun politik Keraton Yogyakarta. Namun, sebuah medali peninggalan ibunya dan pesan dari seorang petua misterius memaksanya kembali. Sultan Hamengku Buwono X sakit, dan tahta yang kosong menjadi rebutan faksi-faksi yang haus kekuasaan. Sebagai keturunan langsung HB III, Tripenquad adalah satu-satunya harapan untuk mencegah perang saudara-dan satu-satunya ancaman bagi mereka yang sudah berkuasa. Diterpa oleh konflik batin dan penolakan dari keluarga yang tidak menginginkannya, Tripenquad harus mempelajari kembali seluk-beluk istana yang telah ditinggalkannya, menemukan sekutu di antara musuh, dan membongkar konspirasi yang mengancam tidak hanya takhtanya, tetapi juga nyawa orang-orang yang mulai ia sayangi. Darahnya diingkari, tetapi takdirnya tidak bisa ditolak.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Asmaranala
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • The Palace Stewardess
  • Duchess of Valtor
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • SUAMI KAISAR
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido