With You In Seattle

With You In Seattle

  • WpView
    Reads 9,559
  • WpVote
    Votes 423
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Semuanya akan baik-baik saja jika kita tetap bersama. Kau dan aku. Kita." Hampir kehilangan orang yang dicintai menjadi sesuatu hal paling menyakitkan, terutama bagi Lana. Untuknya, dicintai hebat oleh Nick adalah keberuntungan yang tak ternilai. Ia selalu ingin jatuh cinta pada pria itu lagi dan lagi. Tak peduli seberapa menyakitkan perjalanan mereka, ia akan memilih jalan yang sama dan kembali ke tempat di mana hatinya berlabuh. Tapi kali ini, cinta mereka akan diuji lebih dalam dengan serpihan luka masa lalu yang tak pernah benar-benar hilang. Akankah cinta mereka kuat untuk bertahan atau justru runtuh ketika masa lalu mulai meminta tempatnya kembali? Copyright © 2025 Rivelle. All rights reserved. 18+ | Adult Romance #Book 2
All Rights Reserved
#697
aktris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [TERBIT]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines