" Aku mencintainya. Senyumannya, tutur katanya, tata Kramanya ,dan semuanya. Dirinyalah cahaya yang menerangi jalan hidup ku, dialah tinta yang menulis kenangan terindah yang terdapat setiap langkahku. Akan tetapi, semakin diriku dekat dengannya ,semakin nelangsa diriku dibuatnya. Hidup dalam keabu-abuan yang nyata, segala kegelisahan yang menghantui jiwa yang tenang pada awalnya. Dirinya adalah cahaya yang menerangi gelapku, tetapi disisi lain dirinya jugalah yang membakarku hingga habis tak tersisa. Melahapku menjadi abu dalam ke absurd an yang abadi. Dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku tetap ingin memahami dirinya sepenuh, segala penderitaannya, segala keluh kesahnya, segala rasa sakit yang dirinya coba tahan untuk terus hidup, walaupun itu hanya akan membunuh dirinya sendiri. Akankah aku dapat menyelamatkannya atau justru diriku lah yang justru ikut tenggelam terseret menuju sisi tergelap manusia. Biarlah kehidupan ini yang menentukan akhir dari cerita kita."
"Sebuah cinta datang bukan hanya hasrat untuk saling memiliki. Tetapi justru berasal dari keinginan untuk saling melengkapi belahan jiwa yang berdosa, melebur menjadi satu. Menjadi satu jiwa murni yang berasal dari ketidak sempurna an"
menceritakan seorang gadis yg di anggap paling lemah di angkatannya, hanya karena gadis itu tidak pernah bertarung.
"Dasar culun hahahaha"
"Cihh... lemah banyak gaya lu"
ini cerita pertama gw jadi mohon maaf kalo masih banyak kurangnya 🙏🙏