Dear Caine [ RIONCAINE ]

Dear Caine [ RIONCAINE ]

  • WpView
    Reads 16,053
  • WpVote
    Votes 1,545
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
"He's not just a person. He's a whole universe everyone wants to protect." Semua anggota Tokyo Noir Familia mengangguk setuju, tanpa terkecuali. Ucapan Rion benar, Caine adalah jantung dari keluarga ini. Seseorang yang tak boleh jatuh, tak boleh tersentuh oleh luka, apalagi air mata. Mereka semua tahu, ketika dunia menginginkan darah, Caine adalah alasan mereka bertarung sampai napas terakhir.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • ALPHA'S SILENT SECRET
  • «Balas Budi Yang Mengikat»
  • Taekook one shoot story
  • Second
  • Cupiditas Vitae
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live

Bagi Mahendra Raditya, mahasiswa perfeksionis dan kaku, KKN di Desa Sindangasih hanyalah kewajiban akademis yang harus diselesaikan secepat mungkin. Namun, rencana hidupnya yang tertata rapi seketika berantakan karena kehadiran Haikal Dirgantara-seksi Humas yang urakan, pecicilan, namun luar biasa mudah memikat hati seluruh warga desa. Bersama lima anggota lainnya yang memiliki karakter saling bertabrakan-Rendra si sekretaris julid, Cakra si anak sultan, Jevan si cowok kulkas, Nana yang kelewat soft, dan Jidan si maba raksasa-posko Kelompok 7 tak pernah sepi dari adu gengsi, kepanikan proker, hingga tawa di tengah malam. Di tengah tekanan mempersiapkan acara akbar 17 Agustus bersama warga desa, dinding rasionalitas Mahen perlahan runtuh. Interaksinya dengan Haikal memunculkan debaran asing dan rasa posesif yang mengacaukan logikanya. Ditambah dengan benih-benih cinta yang juga mekar di antara anggota posko lainnya, Kelompok 7 belajar bahwa KKN bukan hanya soal membangun desa, tapi juga tentang meruntuhkan ego dan berani jujur pada perasaan sendiri. Mampukah Mahen menyingkirkan gengsinya sebelum waktu pengabdian mereka habis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines