Dunia adalah kanvas, dan aku adalah seorang idealis. Setidaknya, itulah yang selalu kupercaya.
Sejak kecil, aku hidup dalam balutan kebaikan, meyakini bahwa di setiap sudut gelap, pasti ada secercah cahaya. Aku melihat kemanusiaan dalam setiap senyuman, mendengar kebenaran di setiap janji, dan memegang erat keyakinan bahwa setiap hati, sebusuk apa pun, menyimpan benih kebaikan.
Nama saya Nana, seorang INFJ, seorang penjaga gerbang yang melihat dunia bukan hanya apa adanya, tapi juga apa yang seharusnya. Aku selalu berpikir bahwa idealismeku adalah perisai, tameng yang melindungiku dari realitas yang kejam. Aku salah. Ternyata, itu adalah titik terlemahku.
Hanya butuh satu malam, satu perjumpaan yang kelam, untuk menghancurkan segalanya.
Dia adalah Taehyun, seorang ENTP yang hidup dalam kegelapan, seorang pria yang tidak percaya pada kebaikan. Baginya, dunia adalah permainan, manusia adalah pion, dan kekejaman adalah satu-satunya hukum yang berlaku. Pertemuanku dengannya bukanlah takdir, melainkan sebuah kecelakaan. Dan kecelakaan itu, mengikatku dalam kegelapan.
Sekarang, perisai yang kubangun hancur berkeping-keping. Idealismeku sedang diuji, bukan oleh dunia, tapi oleh satu orang. Aku bukan lagi Nana yang naif. Aku adalah tawanan, dan aku sedang berjuang untuk mengingat siapa diriku, sebelum kegelapan ini menelanku sepenuhnya.
Ini adalah kisah tentang bagaimana aku mencoba bertahan, sementara dia berusaha mati-matian untuk menghancurkanku. Ini adalah kisah tentang pertempuran antara cahaya dan kegelapan, yang terjadi di dalam diriku sendiri.
~ HAPPY READING ~
All Rights Reserved