DAWSON: Ashes of the North

DAWSON: Ashes of the North

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 11, 2025
Sore menjadi malam, purnama menjadi penerang. Empat pria yang tadi bergerak seperti hewan liar, kini membatu. Bahkan satu antara mereka menjulang dari punggungnya duri-duri yang menghujam langit. Sarawenda berdiri di tengah kejadian, seperti anak domba yang luka di antara serigala-serigala mati. Ia berdiri tegak meski tubuhnya bergetar, matanya tidak sanggup mendongak-hanya menunduk. Kulitnya yang cokelat legam itu ditutup oleh pakaian dalam saja, separuhnya hitam keras seperti batu. Rambutnya basah dan lengket sebab darah yang mengalir dari duri menjulang. Mukjizat itu tumbuh dengan liar, ia datang sebagai terang dari purnama, menyinari anak domba yang atasnya bercucur darah. Mungkin benar begitu ceritanya. Bukan hanya soal gunung dan abu, bukan juga darah dan negara. Jika orang-orang selalu menyebut orang Lotte sebagai iblis, kenapa tidak Sarawenda sebagai malaikat. Mungkin Sarawenda adalah perawan agung yang dipilih oleh Tuhan sebagai pembawa mukjizat. Mungkin ialah penghubung antar suara Tuhan, gunung, dan rakyat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When The Villain Looks at Me [END]
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Perfect Antagonist (end)
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • MORGAN

"Lo mau gue berlutut?" *** Ariana Vallen adalah gadis biasa, sebatang kara, sibuk bertahan hidup, dan satu-satunya hiburannya adalah membaca novel di ponselnya. Sampai suatu malam, setelah menamatkan cerita yang berjudul A Whisper of Love, hidup Aria berubah. Saat terbangun, dia mendapati dirinya bukan lagi di kamar sempitnya, melainkan di dunia novel itu sendiri. Sebagai Ariana Mavelle, kembaran protagonis pria yang kelak akan tewas tragis di tangan antagonis. Kini, dengan seluruh jalan cerita yang sudah ada di tangannya, Aria bertekad untuk mengubah takdirnya. Dia akan melindungi sang antagonis, dari dunia yang perlahan mengubahnya menjadi sosok yang dibenci semua orang. Dengan begitu Aria tidak akan mati, bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines