Hidup Gio adalah lingkaran yang sama setiap harinya—kantor, berkas, tuntutan, dan suara orang tua yang terus meminta. Di balik senyumnya, ia menyimpan letih, sekaligus mimpi kecil untuk hidup sebagai sosok lain yang lebih bebas, lebih berani.
Sampai suatu malam, sebuah cermin tua menghadirkan sesuatu yang mustahil: bayangan yang tidak sekadar memantulkan dirinya, tetapi menatap balik dengan hidup berbeda. Di sana, Gio melihat dirinya yang lain—seorang tentara, keras sekaligus rapuh, gagah sekaligus terluka.
Keinginan lama pun berubah menjadi kesepakatan. Dua Gio, dua dunia, saling menukar jalan. Awalnya, hidup baru itu tampak seperti jawaban dari doa yang tak pernah selesai diucapkan. Namun semakin lama, setiap langkah justru mengungkap kenyataan yang tak pernah mereka bayangkan.
Yang terlihat indah hanyalah permukaan. Di baliknya, ada beban, kesepian, luka, dan kerinduan yang saling bertabrakan. Dan perlahan, keduanya mulai merasa asing—bukan hanya pada dunia yang mereka jalani, tetapi juga pada diri mereka sendiri.
Apakah pertukaran ini benar sebuah anugerah, atau kutukan yang akan menghapus jati diri? Dan bila semua telah berubah, masihkah mereka bisa kembali? Apa yang akan terjadi?
(full version dari cerpen 'Kalau Aku Bukan Aku')
HAPPY READING! ^^
All Rights Reserved