aku kembali untukmu //said stella

aku kembali untukmu //said stella

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
Namaku Castella Bell. Aku seharusnya sudah mati di usia dua puluh delapan, hancur oleh duka setelah suamiku meninggal. Takdirku semestinya berakhir di bawah silau lampu truk malam itu. ​Tapi semesta memberiku lelucon. ​Aku terbangun kembali di tubuhku yang berusia tujuh belas tahun. Di hadapanku, semua yang telah hilang kini kembali: Kakek, Nenek, kakak angkatku Park Leo, dan dia... Cheong Sing. ​Suamiku dari masa depan. Laki-laki yang sama yang kematiannya menghancurkan duniaku. Kini ia hidup, tersenyum, dan sama sekali tidak tahu tentang tragedi yang menantinya. ​Tapi aku ingat semuanya. Aku ingat neraka perundungan yang ia sembunyikan di balik tawanya. Aku ingat dinginnya lantai rumah duka. Dan di jariku, tersembunyi cincin pernikahan kami dari masa depan-satu-satunya bukti bahwa semua itu nyata. Sebuah bukti, sekaligus sumpah. ​Mereka bilang takdir tak bisa diubah. Tapi aku diberi kesempatan kedua untuk melawannya. ​Aku kembali untukmu, Cheong Sing. Atau untukmu Park Leo. Dan kali ini, aku tidak akan gagal.
All Rights Reserved
#54
xodiac
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines