We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kabut di Bukit Delima: The Novel [On Going]

Kabut di Bukit Delima: The Novel [On Going]

  • WpView
    Reads 480
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Mateo, seorang tulang punggung keluarga diterima kerja menjadi karyawan toko Waralaba terkenal, Midorimart. Dia diminta menjadi Kasir dan penjaga malam di toko Midorimart Cabang Bukit Delima yang selalu berkabut. Sebuah kisah persahabatan antar karyawan toko Waralaba
All Rights Reserved
#1
pensivol27
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • (BL) Political Hostage Becomes the Emperor's Male Consort《质子为妃》
  • Transmigrasi  Ren
  • PROYEK SATU TAHUN
  • Auto Save! [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Ritual Rasa
  • Trouble Maker[END]
  • The Pinky Boy
  • Setelah Mama Menikah [END]

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines