"Almost ours, but never was."

"Almost ours, but never was."

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 14, 2025
"Almost ours, but never was." Selene Aluna tidak pernah menyangka bahwa rasa yang muncul sejak hari pertama MPLS akan membawanya sejauh ini. Dari sekadar memperhatikan sosok Izan Álvarez di tengah keramaian, hingga akhirnya satu kelas, sekelompok, dan begitu dekat. Semua terasa manis-setidaknya di awal. Tapi kedekatan itu mulai retak saat Izan berubah, saat sosok lain perempuan hadir di antara mereka. Apakah semua yang pernah manis itu hanya ilusi sementara? Atau masih ada jalan agar mereka menemukan arti "kita" yang sebenarnya?
All Rights Reserved
#171
bittersweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

More details
WpActionLinkContent Guidelines