Lentera Merah di Tepi Pesisir

Lentera Merah di Tepi Pesisir

  • WpView
    LECTURAS 124
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 26, 2026
WpInfo
Ficción
Histórica
Siglo 19
Guerra y Militares
Imperios Antiguos
Batavia, abad ke-18. Kota benteng Kompeni, tempat segala bangsa bertemu: Belanda, Jawa, Tionghoa, Arab, hingga Melayu. Pasar penuh riuh, lampion menyala di Pecinan, gamelan bergema di kampung-kampung Jawa. Namun di balik harmoni itu, bara mulai tersulut. Liang, pemuda Tionghoa dari daratan Qing, datang dengan harapan baru, menyusul pamannya-seorang saudagar yang berjaya di pelabuhan. Tetapi rezim baru VOC menebar curiga. Tionghoa dilihat sebagai ancaman; wijkenstelsel dan passenstelsel mengekang gerak, sementara fitnah mengadu domba dengan bumiputra. Tragedi pun meletus. Ribuan nyawa melayang, kanal-kanal Batavia memerah, dan Liang kehilangan segalanya-termasuk pamannya. Ia melarikan diri ke Lasem, pelabuhan merah yang menjadi rumah persaudaraan Jawa dan Tionghoa. Di sanalah ia bertemu Tumenggung Widyaningrat dan putrinya, Suwandari, yang membukakan jalan baru: menyatukan dua bangsa melawan kekuasaan Belanda. Dari gang-gang sempit Batavia hingga pantai Lasem yang menyala, bara itu menjelma api-api perlawanan, api persaudaraan, dan api cinta yang tumbuh di tengah gejolak sejarah.
Todos los derechos reservados
#3
etnis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Asmaranala
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Aveline Rosenthal de Arcyne mati sebelum mahkota menyentuh kepalanya. Dikhianati oleh kaisar yang ia cintai. Ketika ia mengulang kehidupan, Aveline tetap melangkah menuju istana, bukan untuk mengubah nasib, melainkan untuk mengendalikannya. Tunangan itu palsu. Mahkota itu umpan. Dan para pria yang dulu melindungi Seraphielle si gadis bermuka dua. Aveline akan merebut mereka satu per satu. Bukan demi cinta, melainkan demi balas dendam.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido