Azzahra Fatimah, wanita cantik, mandiri, dan dewasa, hidup dengan bebas. Kulitnya putih bersih, bibir pink alami, namun ia jarang menjalankan ibadah dan sering berpakaian terbuka. Orang tuanya, Kevin dan Sinta, selalu menasihati Zahra untuk lebih sopan, tapi ia selalu menolak dan keras kepala.
Ayahnya, Kevin, ingin menjodohkannya dengan seorang lelaki tampan, tegas, dan dingin: Azzam Khalid Harith. Zahra menolak menikah, tapi kenyataan memaksanya untuk mengikuti keputusan keluarga.
Pertemuan pertama mereka menimbulkan ketegangan, salah paham, dan canggung. Azzam yang dingin namun lembut perlahan menunjukkan sisi perhatian dan protektifnya, sementara Zahra mulai merasakan perasaan yang tidak pernah ia sadari-antara marah, malu, dan tertarik.
Apakah Zahra akan menerima kenyataan pernikahannya? Bisakah Azzam menembus kerasnya hati Zahra? Ataukah cinta mereka. akan lahir dari tarik-ulur, kesalahpahaman, dan momen-momen manis yang tak terduga?
||FOLLOW SEBELUM BACA!!!||
"Ini kamar aku, nggak boleh nyelonong masuk tanpa izin" tegas Ala, kesal karena ruang pribadinya diakses tanpa seizinnya.
Kai menutup pintu, mendekat ke arah Ala yang sedang berbaring di ranjangnya.
"Ih, jangan naik" larangan Ala lagi-lagi diabaikan oleh pria itu.
Ala memberenggut kesal, pria kaku itu bahkan sudah bergabung di bawah selimut yang ia pakai.
"Sejak kapan suami istri punya kamar sendiri-sendiri?" bisik Kai tepat di belakang telinga Ala.
Ala merinding kegelian karena hangat hembusan nafas Kai.
"Sejak sekarang" pekik Ala begitu berhasil melarikan diri dari dekapan Kai. Dia berlari ke luar kamar, meninggalkan Kai yang tertawa puas setelah berhasil menggoda dirinya.
Masih terasa jejak usapan tangan Kai di perutnya tadi. Ala khawatir, apakah pria itu sudah tahu?
***
Cerita ini tentang dua sejoli yang hidup bertetangga namun tidak saling mengenal. Mereka bertemu karena sebuah insiden, hingga akhirnya semakin dekat dan mulai nakal tipis-tipis 🔞
⚠️⚠️⚠️
Terdapat beberapa konten dewasa eksplisit dan kata-kata vulgar, silahkan skip jika tidak berkenan. Bijaklah memilih bacaan.
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN KARENA BACA CERITA INI GRATIS.
JANGAN JADI SILENT READER!