Elvina hidup dalam kemewahan dan kemakmuran yang tak terhingga. Suaminya, Adrian, adalah anak bungsu dari dua bersaudara.
Ia merupakan anak dari pemilik perusahaan terkenal dan memiliki kekayaan yang luar biasa. Mereka tinggal di sebuah rumah mewah di kawasan elit, dengan mobil-mobil mewah dan perhiasan yang berkilauan.
Rumah mereka yang luas dan megah dihiasi dengan dekorasi yang elegan dan mewah, dari lantai marmer yang mengkilap hingga langit-langit yang tinggi dan terbuat dari kaca kristal.
Di dalam rumah mewah itu, Elvina memiliki segala yang diinginkannya. Ia memiliki koleksi tas tangan desainer yang langka, perhiasan yang berharga mahal, dan pakaian yang dirancang oleh desainer terkenal.
Namun, di balik kemewahan itu, Elvina merasa ada yang kurang. Adrian sering memberikan perhatian kepada Elvina, tetapi terkesan biasa-biasa saja dan tidak memiliki sentuhan romantis yang membuatnya merasa spesial.
Sebagai suami istri, mereka juga jarang memiliki hubungan yang lebih dalam lagi. Elvina merasa bahwa kehidupan mereka lebih seperti rutinitas daripada hubungan yang penuh cinta dan gairah.
Ia ingin memiliki hubungan yang lebih dekat dan lebih romantis dengan Adrian, tetapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi.
Elvina seringkali bertanya-tanya, apakah cinta mereka masih ada, ataukah hanya sekedar formalitas belaka.
Ia ingin memiliki hubungan yang lebih bermakna dengan Adrian, tetapi sepertinya kemewahan dan rutinitas hidup mereka telah membuat hubungan mereka menjadi stagnan.
Apakah mereka bisa menemukan kembali cinta dan kebahagiaan yang pernah mereka miliki?
All Rights Reserved