Kenapa tidak bercerai saja, Bu?

Kenapa tidak bercerai saja, Bu?

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kata sebagian orang, rumah adalah tempat pulang dan sayangnya aku bukan merupakan dari sebagian orang itu. Bagiku, rumah hanyalah kandang suara tempat untuk pintu dibanting seperti cambuk, dan cinta digantung di langit-langit lalu dibiarkan membusuk begitu saja. Aku masih ingat malam ketika Bapak pulang dengan bau arak dan tubuh perempuan lain yang menempel di kerah bajunya seperti dosa yang menolak hilang. Sementara ibu, sedang mencuci baju tetangga yang air sabunnya mengalir bersama darah dari bibirnya yang baru ia lap setelah ditampar. "Kuat Nirmala, tahan. Demi mereka, anak-anak" katanya pelan, seolah kami enam bersaudara adalah alasan untuk membiarkan neraka tetap menyala. Damar, kakakku, ia melempar kursi malam itu sebagai bentuk perlawanannya untuk membela ibu. Sementara aku hanya diam, seperti biasa. Diam yang pahit, diam yang memetakan luka dengan memeluk kedua adikku. Dan ayah pada waktu itu menyemburkan tawanya. "Teriak saja! Rumah ini pun tetap milik saya!" Dan di sanalah aku berdiri, di tengah keluarga yang retak seperti kaca jendela yang tidak pernah benar-benar dibersihkan.
All Rights Reserved
#306
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET
  • Drama di Pintu Kosan
  • REGAN's Crazy Wife
  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]

Dirinya takut jika untuk kedua kalinya ia mati.. "Berhubung lo udah sadar, sekarang cepet kerjain tugas lo!". Chana menggeleng cepat, tidak ingin melakukan apapun yang pernah dilakukan oleh pemilik tubuh ini yang dulu! Sargas mengangguk, bibirnya membentuk senyum sinis yang kentara. "Oke kalau gitu berarti lo emang udah siap video lo pas gerak di atas gue di liat semua orang" Anj- 5yy Chana melotot, menatap garang pada Sargas yang malah menunjukkan ekspresi penuh kemenangannya. Dirinya menatap lelaki itu dengan pandangan memohon, "A-aku bakalan gantiin uang yang udah kamu kasih". Chana menatap mantap pada Sargas, ia akan mengganti uang lelaki itu, jadi impas kan? Sargas tertawa sinis. " Emang lo mampu?" Warning! Don't repost my story. Yang COPY PASTE/PLAGIAT kena denda 100 juta. Cari ide itu gak gampang! Thank you.t

More details
WpActionLinkContent Guidelines