Bloodstained Secrets

Bloodstained Secrets

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 5, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Di balik garis peringatan kuning, tersembunyi rahasia yang tidak pernah ingin terungkap. Seorang pria bertudung hitam dengan luka di wajahnya berjalan di antara darah dan keheningan. Siapa dia sebenarnya-korban, pelaku, atau saksi bisu sebuah tragedi? Setiap luka meninggalkan jejak, dan setiap jejak membawa pada kebenaran yang lebih gelap dari yang dibayangkan. Ketika "peringatan" hanya tinggal kata, satu-satunya jalan adalah menghadapi bayangan yang terus mengejarnya.
All Rights Reserved
#20
darkmystery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines