Bloodstained Secrets

Bloodstained Secrets

  • WpView
    GELESEN 29
  • WpVote
    Stimmen 39
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Sep. 5, 2025
Di balik garis peringatan kuning, tersembunyi rahasia yang tidak pernah ingin terungkap. Seorang pria bertudung hitam dengan luka di wajahnya berjalan di antara darah dan keheningan. Siapa dia sebenarnya-korban, pelaku, atau saksi bisu sebuah tragedi? Setiap luka meninggalkan jejak, dan setiap jejak membawa pada kebenaran yang lebih gelap dari yang dibayangkan. Ketika "peringatan" hanya tinggal kata, satu-satunya jalan adalah menghadapi bayangan yang terus mengejarnya.
Alle Rechte vorbehalten
#21
darkmystery
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Fraktal Rahasia
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien