Di kerajaan besar, hiduplah seorang pemuda yang terlahir sebagai pangeran bungsu. Kehidupannya layak, sangat layak.
Layak yang di maksud adalah, harta dan kasih sayang. Sejak kecil ia tak pernah melihat dunia luar. Ayahnya mengatakan dunia luar itu bahaya. Ia percaya. Kakak laki-lakinya berkata di dunia luar banyak monster yang mengincarnya. Kakak kembarnya mengatakan hal yang sama, seperti istilah kembar namun berbeda itulah yang dapat di deskripsi kan dari pernyataan ini.
Semakin ia dewasa, semakin besar juga rasa penasarannya. Ia mulai memberontak pada keluarganya, mengatakan jika keluarganya pembohong.
Dunia yang ia lihat adalah sesuatu yang indah baginya, tapi mungkin juga yang terburuk untuknya tanpa ia ketahui.
"diam di sana atau ayah akan memotong kaki mu"
"perlukah abang merantai mu di kamar agar tak kemanapun?"
"adik kecil, Abang mohon jangan membantah apa yang kami ucapkan"
"maaf, tapi.. aku setuju dengan mereka. Walaupun kau adik kembarku, aku tak akan pernah membiarkanmu pergi dari sini"
Nyatanya, mereka melakukan itu juga karena sebuah alasan yang cukup masuk akal. Dan mereka tak akan membuat kesalahan besar dalam pilihan ini.
Tapi yang namanya anak muda pasti akan berpikir mereka jahat karena tak memperbolehkannya keluar.
"kalian egois! Aku cuma mau keluar, liat dunia!!"
All Rights Reserved