Bon Appétit, Your Majesty

Bon Appétit, Your Majesty

  • WpView
    Reads 967
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 3, 2025
"Lembut sekaligus manis, pedas menyengat namun menggigit, menggelitik sekaligus asam segar, seolah amis, tapi justru harum. Sebuah rasa baru yang merangkul harmoni dan pertentangan...." Karena semua orang menunduk, tak seorang pun melihat raut wajahnya, hanya suaranya yang tertangkap. Sebuah suara sensual, bergelora, seperti penyair muda melantunkan syair. "Maka, Aku telah mengambil keputusan." -Srrreng. Desing baja dingin memenuhi aula ketika sebilah pedang tercabut. Konon, pada saat genting, lelaki itu terbiasa mencabut pedangnya sendiri. Pria berjubah merah itu melangkah deras sambil mengacungkan pedang berkilau. Ia berhenti di hadapan seorang perempuan yang berlutut sendirian, bagai pulau terpencil di tengah lantai batu yang luas dan tandus. "Perempuan ini, mulai sekarang...." Begitu kilau kebiruan pedang memantul di lantai, sang perempuan memejam rapat‑rapat. Apakah aku akan mati begini? Namun- "....Aku angkat sebagai Daeryeong‑suksu di dapur istana." Kata‑kata yang tak disangka pun meluncur. Daeryeong‑suksu? Bukankah itu sebutan untuk juru masak istana tertinggi yang mempersembahkan hidangan kepada Raja? Titah mendadak lelaki berjubah merah itu membuat barisan para pejabat sipil‑militer bergemuruh pelan.
All Rights Reserved
#750
chef
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Trapped in a Psycopathic Novel
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • Perfect Antagonist (end)
  • MORGAN
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah ia lakukan, ia harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines