Revenge | BL

Revenge | BL

  • WpView
    LECTURAS 1,295,924
  • WpVote
    Votos 91,975
  • WpPart
    Partes 61
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 10, 2026
Pernah nggak sih, lo jatuh cinta gila-gilaan sama pacar lo? Muji dia setiap hari, ngasih apa pun yang dia mau meski dompet lo kering, pamerin dia di media sosial, sampai bikin semua orang percaya kalau dia itu sempurna. Vehan juga begitu. Azkayres Vehan Abimana-cowok yang selalu bangga dengan pacarnya, yakin kalau cintanya tulus, yakin kalau pacarnya juga sayang, setia, dan nggak akan pernah mengkhianatinya. Tapi semua keyakinan itu runtuh dalam sekejap, waktu dia nggak sengaja mendengar kalimat yang keluar dari mulut orang yang selama ini dia perjuangkan. "Yang gue suka itu sahabatnya, bukan dia. Lagian mana mau gue sama cowok bodoh dan miskin kayak dia. Kalau bukan karena sahabatnya nempel terus sama dia, mana mau gue deket-deket sama dia?" Sekejap, dunia Vehan hancur. Luka itu berubah jadi dendam. Dan dengan senyum tipis, dia berbisik pelan, "Suka sama sahabat gue? Gue yang bakal bikin jalan cinta lo mampet, sialan." Vehan tahu satu hal: sahabatnya akan selalu lebih memilih dirinya. Dan dari situlah permainan dimulai.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lysander Lowell De Villiers
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION (bl)
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Your Auntie
  • After the Fall
  • Target Si Supir
  • Auto Save!
  • Trouble Maker

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido