Warna Jadi Bayangan [ Terbit ]

Warna Jadi Bayangan [ Terbit ]

  • WpView
    OKUNANLAR 879
  • WpVote
    Oylar 286
  • WpPart
    Bölümler 26
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Çar, Eki 22, 2025
seorang anak perempuan pertama,yang memikul beban dipundaknya semenjak usianya 10 tahun,ia adalah Lana Kayyara Aliska,atau kerap dipanggil lana. Sebelum adik'nya lahir ke dunia,Lana adalah anak paling bahagia,hal-hal kecil tentangnya selalu dirayakan oleh keluarganya. "Lana sini sayang,Lana tau tidak sebentar lagi adik Lana akan lahir,Lana akan punya teman bermain"ucap sang ibunda dengan antusias.namun kalimat itu tidak membuat Lana yang saat itu berusia 4 tahun bahagia,melainkan ia bingung akan ucapan sang ibu padanya. "Ahhh adik?Lana sudah tau kok undaa"itulah balasan lana kecil atas kalimat yang dilontarkan oleh sang ibu. seiring berjalannya waktu,lana tumbuh menjadi anak yang sangat cantik,matanya yang berbinar,bulu matanya yang lentik,dan bibirnya yang merah membuatnya populer di sekolah mengah pertama itu. Lana yang berusia 14 tahun tidak lagi merasakan kebahagiaan dan dunia yang penuh warna seperti saat dia berusia 4 tahun,bahkan ia bertanya-tanya pada dirinya kapan kebahagiaan sesungguhnya datang kembali? Baca selengkapnya di sini😊😉
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Caitllynne
  • SMILING BEHIND TEARS || ONE GOING
  • YOU ARE MY PETERPAN
  • Anasera
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • 𝐃𝐢 𝐀𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐍𝐚𝐩𝐚𝐬 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐚𝐡𝐚𝐧
  • Sahabat Sejati
  • [boya]«love story»(slow update) S2 ✔ Selesai
  • Seorang Gadis Yang Penyakitan
  • Cewe Tomboy

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!!!] 🌷🌷🌷 2 gadis yang terlihat sangat marah itu mendekat ke arah Caitllynne, dan salah satu dari mereka mencekik leher Caitllynne dan memojokkan Caitllynne di dinding dengan tekanan yang sangat kuat, membuat Caitllynne sangat susah untuk bernafas, rasanya seperti ingin mati jika di perlakukan seperti itu. "Ternyata peringatan gue waktu itu, lo anggep main main ya!?" Gadis itu semakin memperkuat cengkraman tangannya, hingga membuat Caitllynne tidak bisa bernafas. Kaizy. "DENGER YA LYN!! GUE BISA BUAT LO MATI DI SINI SEKARANG!! KALO LO GAK JAUHIN AXEL!!" Dengan suara yang sangat murka terhadap Caitllynne. "GUE BENCI JALANG KAYA LO!! JALANG TETAPLAH JALANG, DAN LO, SELAMANYA AKAN TETAP MENJADI JALANG YANG PALING GUE BENCI!! SAMPAI KAPANPUN GUE GAK AKAN PERNAH SUDI BUAT MAAFIN LO!!" Rasa sakit yang sangat amat lara ia rasakan. Darah yang kembali mengalir dari hidungnya membuat ia semakin lemah tak berdaya. "Lo gak tuli kan Lyn!? Dengerin ucapan gue dengan baik!" "Jauhin Axel, dan jangan pernah menjadi jalang buat Axel!! Kalo sampe lo ngelanggar apa yang udah gue bilang, LO AKAN MATI DI TANGAN GUE!!" Jari telunjuk di tangan kiri yang Kaizy gunakan untuk menunjuk wajah Caitllynne. Kaizy menekankan kalimat terakhirnya. Caitllynne terduduk lemah di lantai dengan rasa sakit di dadanya yang kian bertambah sakit, darah yang terus mengalir tanpa henti dari hidungnya. Caitllynne berusaha untuk menghirup udara, namun, sangat sulit. Belum sempat Caitllynne mengatur nafasnya dengan normal, ia sudah mendapatkan guyuran air dingin yang menggunakan ember besar, dari Kaizy dan Zalfa. Caitllynne pikir tadi sudah selesai, ternyata belum. "Ini peringatan terakhir buat lo, jalang!!" Kaizy melempar ember besar itu ke sembarang arah sebelum akhirnya ia pergi dari toilet. "Sakit...tuhan..." "Jangan mati sebelum mewujudkan impian mamah..." Ucap Caitllynne susah payah, sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi