Kidung Laut Utara

Kidung Laut Utara

  • WpView
    Membaca 514
  • WpVote
    Vote 60
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 3, 2025
WpInfo
Fiksi
Fiksi Sejarah
Ketika keluarganya porak poranda dihancurkan oleh fitnah, putri bungsu Adipati Bayu kini kehilangan segalanya. tempat bernaung, nama, dan masa depannya kini sirna. Dari puing reruntuhannya, lahir satu tekad untuk membalaskan dendam. Di tengah pusaran perang, gadis itu terjebak di antara dua pria yang sama-sama berbahaya. Seorang jenderal berjuluk Dewa Kematian, yang baginya bisa menjadi sekutu yang berharga atau justru musuh yang mengerikan. Dan dari balik tabir kekuasaan, ada seorang pangeran ambisius yang menjanjikan gadis itu dunia, asalkan ia rela ikut berputar dalam roda ambisinya. Hanya saja, tak ada singgasana maupun perlindungan, yang mampu meredakan nyala api dendam yang sudah terlanjur menyatu dalam detak nadi. Hidup atau mati, ia bersumpah akan bertahan hidup meski semua menginginkannya mati. Ini adalah kisah tentang arti kasih sayang dan kehilangan, pengkhianatan dan kesetiaan, dan seorang perempuan yang memilih menulis kidungnya sendiri di tengah riuh perebutan kekuasaan. Sebab ketika angin utara berhembus, dunia akan mengingat namanya. Luan Bayu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • ✅ SUAMI KAISAR

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan