The King & The Doctor

The King & The Doctor

  • WpView
    Reads 1,398,103
  • WpVote
    Votes 122,244
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2026
Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • MY EX-RIVAL (Lengkap)
  • [1-2 END] I'm not an Omega
  • Love Me as a Mistake [BL] ✓
  • Don't Run, My Junior! [END]
  • I Married an Enemy [End]
  • Pengantin Pengganti (BL21+)
  • The Lost Fawn
  • Beautiful Trouble
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines