
"Hayoo lo mau tawuran lagi kann???" Ucap orang tersebut berhasil datang tepat waktu Dia bingung harus menjawab apa, karena tinggal berangkat doang nih terus tawuran "hehehee" "Balik" "Tapikan, tinggal berangkat do..." Ucapnya terpotong "Gak ada tapi-tapian, balik sekarang" ucapnya sambil menyeret baju orang tersebut "tadi pamitnya kemana malah perginya kemana, oohhh atau lu dah mulai bohong ya sama gw?" "Iya iyaaa iyadah, minta ampun gw sama lu, pleaselah lepasin dulu gw nya malu gw diliatin ama mereka gara-gara lu seret gini" Orang tersebut tidak mengindahkan ucapannya "Gak denger, gw pakai headset" "Dahlah image gw rusak ini mah" ucapnya pasrah ***************** PLAKKK "Anjing ya lu, berani-beraninya lu nampar gw" Cewek tersebut tidak merasa bersalah sama sekali, malah dia bangga dengan sikapnya "lemah" "bisanya porotin duit orang aja bangga lu" "Ya gimana ya, itu salah satu keahlian gw" ucapnya sambil memainkan jari-jari kukunya "Chh, segitu doang keahlian lu?" Ucapnya merendahkan orang tersebut "Nih gw tunjukkin keahlian gw" segera ia menggulung lengan bajunya dan meninju wajah orang tersebut BRUK Orang tersebut jatuh cukup jauh dari jaraknya berdiri tadi, setelah orang tersebut jatuh Ia segera menjambak rambutnya dan menyeretnya kedalam mobilnya. Entah apa yang akan Ia lakukan dan kemana Ia membawanya pergi ******************** "Sayang kapan selesainya?" Ucapnya sambil berbisik, karena dia lagi mengadakan rapat online dengan perusahaan-perusahaan besar dan ternama Dia pun menarik orang tersebut untuk duduk dipangkuannya dan menciumnya Cup "Sebentar ya sayang" ucapnya "Yang itu lagi on mic lohh, astaga" Dia berbicara dengan sangat pelan karena takut didengar oleh orang-orang yang berada didalam layar tersebut "Biarin, emangnya kenapa? Hm? Bilang aja kalo mau dicium lagi" **************** "Put, mau nambah anak lagi gak?"Tous Droits Réservés
2 chapitres