Yuan Yiqi adalah seorang penulis naskah sekaligus sutradara berbakat yang telah dua kali memenangkan penghargaan bergengsi. Di balik pencapaiannya, hidupnya berjalan monoton, terkunci pada rutinitas kerja dan naskah-naskah yang terus ia revisi. Saat mempersiapkan film terbarunya-yang ia yakini akan menjadi karya terbaik sekaligus penghargaan ketiganya-masa lalu yang selama ini ia simpan rapi tiba-tiba kembali menghampirinya.
Dalam proses casting, Yuan bertemu kembali dengan Shen Mengyao, mantan kekasihnya sekaligus seniornya semasa sekolah dan klub teater. Shen, yang kini berdiri sebagai aktris dan akan bekerjasama dengannya, lulus casting dan terpilih sebagai pemeran utama wanita dalam film Yuan. Pertemuan itu membuka kembali kenangan lama, perasaan yang belum selesai, dan luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Seiring berjalannya workshop dan latihan, Yuan berusaha menjaga profesionalitasnya sebagai sutradara. Namun perhatian-perhatian kecil-tatapan yang terlalu lama, kepedulian yang nyaris tak disadari-perlahan mengaburkan batas antara pekerjaan dan perasaan. Melalui mimpi, dialog, dan latihan-latihan emosional, Yuan dipaksa menghadapi masa lalunya bersama Shen, sekaligus mempertanyakan apakah film ketiganya hanya tentang ambisi... atau tentang keberanian memperbaiki sesuatu yang dulu ia lepaskan.
Yuri, seorang perempuan dengan kepribadian hyper, bebas, dan selalu haus akan sensasi, menjalani hidup tanpa batas. Di balik sikap liar dan sangeannya, Yuri menyimpan luka masa lalu yang membuatnya takut terikat dalam hubungan serius. Namun, dunianya mulai berubah ketika dia bertemu dengan seseorang yang mampu membuat hatinya bergetar-seseorang yang sama-sama perempuan. Hubungan yang dimulai dari candaan, berlanjut menjadi permainan api yang membakar perasaan hingga menantang batas-batas moral dan cinta.