Noktah Teduh.

Noktah Teduh.

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Di antara tumpukan berkas dan tatapan yang harus lekas dialihkan. - Mereka mencinta dalam bisu, menyulam rindu yang tersembunyi di balik gemuruh rutinitas, menjaga rahasia dalam hening di antara tatapan yang senantiasa mengintai. Kadang, kelelahan merayap seperti bayang-salah paham merajut jarak, ketakutan meredupkan asa. Namun, mereka belajar bahwa cinta sejati bukanlah gema kata yang riuh, melainkan keberanian yang sunyi untuk tetap bertahan bersama, walau dalam pelukan diam. Di tengah badai ujian, ada satu cahaya yang tak pernah padam: keyakinan bahwa cinta mereka adalah kebenaran yang lembut. Mereka tak melanggar prinsip, hanya setia menunggu waktu yang tepat, ketika dunia siap menyambut cinta yang selama ini terpendam dalam kedalaman hati. Ditulis untuk dia yang tak bisa kusebut, namun selalu hidup di antara kata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines