I ≠ DOLL

I ≠ DOLL

  • WpView
    Leituras 630
  • WpVote
    Votos 63
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, out 12, 2025
I ≠ Doll Cerita ini membuka sisi lain dunia idol yang menjalani hidup layaknya boneka. Disetir demi kepuasan fans. Kehidupan yang penuh beban dan kritik, di mana setiap gerak-geriknya dinilai oleh publik dan tidak pernah bebas menjadi diri sendiri karena selalu berada di bawah sorotan. Hyunjin dan Felix, ialah rekan satu team yang harus selalu tampil kompak di hadapan publik, tapi diam-diam terjebak dalam perasaan sialan bernama cinta. Hidup mereka terlalu disetir demi kepuasan fans, di mana banyak sekali yang tidak terima jika idola mereka memiliki pasangan. Hyunjin yang dikenal karismatik mulai goyah oleh rasa takut kehilangan Felix karena tekanan fans. Sementara Felix yang berhati lembut harus menahan perasaan sakit di balik senyumnya. Mereka berdua sadar, hubungan mereka bisa jadi titik balik, tapi bisa juga menjadi kehancuran. Baik untuk karier maupun hati mereka sendiri. Pertanyaannya, sampai kapan mereka bisa bertahan? Apakah mereka bisa mempertahankan cinta itu atau terpaksa menguburnya demi profesionalitas sebagai team? Start : 12 Oktober 2025
Todos os Direitos Reservados
#736
hyunlix
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Love at Time's Brink
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • I Want to Live
  • The King & The Doctor
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo