DI ANTARA HENING

DI ANTARA HENING

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
Ada yang lebih nyaring dari suara, yaitu hening yang menyimpan banyak nama. Di Antara Hening adalah kumpulan prosa puisi dan tulisan liris yang lahir dari ruang-ruang sepi: rindu yang tak pernah diucapkan, kehilangan yang tak sempat dijelaskan, doa yang hanya dititipkan pada malam, dan cinta yang diam-diam menetap. Di sini, setiap kata tidak berteriak, namun berbisik pelan, mengajakmu mendengarkan kembali segala yang sering kau simpan sendiri. Buku ini bukan hanya tentang keheningan, melainkan tentang segala yang hidup di dalamnya. Rzea.
All Rights Reserved
#23
prosapuitis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • My Wish
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Rembulan Yang Sirna
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Semua Memukul (✅)
  • aku bukan penyair

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines