Love, In Every Silence

Love, In Every Silence

  • WpView
    LẦN ĐỌC 63
  • WpVote
    Lượt bình chọn 5
  • WpPart
    Chương 8
WpMetadataReadHoàn thành Thứ 4, thg 9 10, 2025
Selama tiga tahun terakhir, hidup Kanaya seperti tidak ada matahari. Tidak pernah tersinari, yang ada hanya mendung dan gerimis. Dulu,Kanaya percaya cintanya pada Devarsa adalah segalanya, hingga ia menemukan pengkhianatan yang menghancurkan seluruh rasa yang ia punya. Sejak hari itu, ia memilih pergi, meninggalkan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Kini, kabar kematian Devarsa datang tiba-tiba. Bersamaan dengan itu, serangkaian paket misterius mulai berdatangan, satu demi satu. Surat, hadiah, dan kenangan yang seharusnya terkubur, kembali menyeret Kanaya pada masa lalu yang coba ia lupakan. Sebuah rahasia tentang cinta, kehilangan, dan pengorbanan yang tak pernah ia duga. Apakah Kanaya siap membuka luka lama demi menemukan jawaban? Atau justru semakin terjebak dalam sunyi yang ia peluk sendiri? Sebuah kisah tentang cinta yang bertahan dalam diam-Love, In Every Silence.
Bảo Lưu Mọi Quyền
#87
silence
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • President's Wife
  • Jerico Anderlino
  • Kamu Hanya Milikku
  • MORSE: POSSESSIVE EX
  • The Manipulative Girl
  • Lady Mafia
  • GUMI [Completed]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • Innocent Girl Wants It
  • Heyu : Second Gear

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn