The Café

The Café

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di sebuah kafe kecil yang tak pernah ramai, seorang barista selalu siap menyeduh kopi dan mendengarkan cerita. Mereka datang satu per satu-orang asing dengan luka, rahasia, dan penyesalan. Seorang pria yang kehilangan istrinya namun tidak bisa menangis. Seorang gadis muda dengan buku catatan kosong yang merasa hidupnya sia-sia. Seorang karyawan dengan jam rusak warisan ayahnya. Seorang perempuan yang takut tidur karena mimpi buruk masa lalu. Bahkan seorang anak kecil yang entah dari mana datangnya. Semua cerita itu mengalir, jatuh ke udara, dan barista hanya mendengarkan. Ia tidak pernah memberi nasihat, tidak pernah ikut campur. Tapi setiap kata, setiap jeda, seolah menumpuk menjadi sesuatu yang lebih besar. Hingga akhirnya, pembaca mulai sadar: kafe ini bukan sekadar kafe, dan barista ini bukan sekadar barista. The Café adalah kisah tentang kehilangan, harapan, dan keberanian untuk mendengar. Sebuah perjalanan perlahan menuju sebuah rahasia besar: siapa sebenarnya barista itu... dan siapa sebenarnya pembaca.
All Rights Reserved
#906
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • ATMA FATAMORGANA
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

Pernikahan ini terjadi tanpa adanya cinta--hanya untuk melindungi apa yang terjadi masa lampau. Damian Van Jasper tidak pernah percaya pada cinta abadi. Baginya, pernikahan hanyalah permainan untuk kepentingannya sendiri. Namun satu keputusan membawa Zeanne Amberly Salvatore ke sisinya. Zeanne Amberly Salvatore, perempuan yang terlihat tenang, anggun dan mandiri, padahal lukanya tersembunyi. Ia bukan tidak ingin dicintai--justru terlalu ingin, hingga rela merendahkan diri demi sedikit kasih sayang yang mungkin tidak pernah benar-benar ia dapatkan. Damian berusaha menepis hatinya, meyakinkan diri bahwa pernikahan ini hanyalah formalitas. Namun perlahan, kedewasaan Zeanne justru menyeretnya semakin dalam, hingga ia sendiri tidak bisa membedakan antara memang atau kalah. Dan ketika masa lalu yang tidak pernah benar-benar pergi membuat Zeanne harus memilih, antara tetap tinggal meski menjadi opsi atau pergi sebelum semuanya terlalu dalam. "Lebih baik pergi daripada jadi opsi." *** 18+ Bound without love by Asha Chantrea

More details
WpActionLinkContent Guidelines