Tulip untuk Langit

Tulip untuk Langit

  • WpView
    Membaca 2,923
  • WpVote
    Vote 112
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Nov 17, 2025
"Lip, bangun dong.. lo gak capek apa tidur terus? Udah seminggu lo baring disini. Disini dingin lip, ayo bangun." pria itu menggenggam erat tangan wanita yang tengah terbaring koma. "Liat, gua bawain bunga kesukaan lo sama seperti nama lo. Tulip. Lo suka banget sama tulip kan? Makanya ayo bangun, liat bunga nya cantik bangett." Pria itu terus mengoceh "Lo boleh minta apa aja deh setelah ini ke gua, tapi jangan minta buat gua gak jahilin lo ya, karna itu gak akan bisa hehe." "Tau gak, si pak botak marahin gua karna telat. Padahal kan tiap pagi gua kesini dulu ya,"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#263
denial
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan