[BL] Tabib Kecil

[BL] Tabib Kecil

  • WpView
    LECTURES 14,636
  • WpVote
    Votes 1,469
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., nov. 5, 2025
KARYA ASLI!!!!! sinopsis: Xu Ming, seorang tabib modern berusia 35 tahun, mati konyol karena kelelahan meracik obat. Begitu membuka mata, ia menemukan dirinya dalam tubuh seorang remaja berusia 17 tahun di dunia yang asing-dunia dengan tiga gender: pria, wanita, dan ge'er, laki-laki yang ditakdirkan bisa mengandung dan melahirkan. Tubuh barunya ternyata seorang anak kuil yang mati keracunan akibat ramuan gagal. Kini Xu Ming harus melanjutkan hidup dengan identitas barunya, sambil menyesuaikan diri dengan dunia yang sama sekali berbeda dari sejarah yang ia kenal. Hidupnya nyaris tenang... sampai ia menyelamatkan seorang pria tampan yang hanyut di sungai. Pria itu mengaku kehilangan ingatan, dan terpaksa tinggal bersamanya. Xu Ming, yang lebih sibuk dengan obat-obatan daripada orang, tak sadar bahwa "pasien" ini menyembunyikan rahasia besar-seorang jenderal muda bernama Feng Jinyao, buruan istana yang tengah menghindari pembunuhan. Sementara Xu Ming tenggelam dalam obsesi mencari ramuan langka, Feng Jinyao justru tenggelam dalam obsesi lain: tabib mungil yang polos, cantik, dan ternyata seorang ge'er. Di antara tumpukan obat pahit dan senyum licik sang jenderal, Xu Ming perlahan menyadari bahwa hidup keduanya bukan hanya tentang menyembuhkan luka orang lain... tapi juga tentang menyembuhkan hatinya sendiri. Pahit ramuan bisa ditawar, tapi pahit cinta? Itu urusan lain. Halooo kinna disiniii 🙌🏻 cerita ini murni buatan author ya yang terinspirasi dari banyaaaakkkk nya danmei yang udah di baca selama bertaun taun dan akhir nya mulai muak sama banyak nya cerita bagus yang mulai ke banned sumpah aku kesel banget. jadi aku mulai mikir buat coba buat sendiri aja hhehehh 😹 semoga temen-temen semua yang baca sukak dan dukung aku yaa~ cr: cover by pinterst
Tous Droits Réservés
#322
zamankuno
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu