Sebuah perjalanan ke asrama seharusnya menjadi awal petualangan baru bagi Aruna. Namun, takdir justru membawanya pada sebuah perjalanan waktu yang tak terduga, berkat sebuah buku harian usang milik Mama Minka.
Di dalamnya, terukir kisah Minka, remaja ceria dengan empat sahabat karibnya: Lussi, Ayumi, Githa, dan Luna. Dari setiap coretan, Aruna menyelami kehidupan ibunya di masa lalu masa yang penuh warna, kisah persahabatan, cinta, dan rahasia-rahasia yang membentuk Mama Minka hari ini.
Semakin jauh Aruna membaca, semakin ia mengenal "Minka" yang sangat berbeda dari "Mama Minka" yang ia kenal. Ini bukan hanya cerita tentang seorang ibu, tapi juga tentang seorang gadis yang mencoba menemukan jati dirinya di antara tawa, tangis, dan rahasia yang terkunci dalam lembaran-lembaran usang.
Apa yang terjadi di masa lalu Mama Minka? Dan mampukah Aruna menerima semua kebenaran yang terungkap?
Zevanya memang ingin memiliki kakak laki-laki karena dia anak tunggal satu-satunya, gambaran kakak laki-laki yang baik, perhatian dan tampan adalah impiannya.
Lalu, permintaan itu di kabulkan.
Tiga kakak laki-laki sekaligus yang amat berbeda kepribadian.
Kaizar yang datar dan tenang
River yang perhatian dan lembut
Sedangkan Jayden yang cerewet dan ceria.
Ini lebih seperti kedamaian hilang dalam hidupnya.