Dalam Gerbong Kereta

Dalam Gerbong Kereta

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 11, 2025
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bagi Ruth Ophelia untuk mengakhiri karirnya sebagai jurnalis kasus kriminal di Redaksi Satu. Profesi itu selalu menjadi mimpinya sejak dulu. Namun bagaimana pun, ia harus menyelamatkan rumah peninggalan mendiang kedua orang tuanya dari para kakaknya. Pindah dari Yogyakarta ke sebuah desa cantik bernama Desa Lemah Duwur di Malang tentu nggak akan susah, kan? Hingga akhirnya kereta yang membawanya untuk pulang ke Malang harus berhenti. Seorang penumpang di gerbong nomor dua, gerbong yang sama dengan Ruth Ophelia, ditemukan tidak bernyawa di kursinya. Seorang perempuan histeris tidak karuan. Tujuh orang yang mengenal korban. Dua orang asing. Dan satu keluarga kecil. Semuanya terpaksa harus menghentikan perjalanan mereka untuk diperiksa oleh polisi terkait dengan kasus kematian laki-laki itu. Benarkah laki-laki itu dibunuh? Siapa pelakunya? Masalahnya, Ruth harus ke Malang sesegera mungkin supaya rumah orang tuanya nggak dijual! Kalau pihak kepolisian dan kakaknya tidak bisa diandalkan dalam kasus ini, maka ia membulatkan tekad untuk menyelidikinya sendiri.
All Rights Reserved
#46
jurnalis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines