Bungsu Jumantara | Junghwan

Bungsu Jumantara | Junghwan

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 24, 2025
"Om, kenapa bunda Jiwan di tanem?" "Yang tabah ya nak." "Ayah?" "Gara-gara kamu, saya harus kehilangan istri saya! Dasar nggak tau di untung!" "Bunda, Jiwan nggak mau kayak gini." Jauhari Bintang Samudra, atau remaja yang memiliki julukan bernama Jiwan, bungsu dari keluarga Jumantara. Remaja beruntung karena dikaruniai seorang ayah dan para saudara yang sangat perhatian kepadanya sejak kecil. Ia nyaris tak pernah merasa sedih barang sedetik saja dengan keluarganya. Akan tetapi sebuah tragedi membuat keluarganya hancur atas ketiadaan sang ibunda. Kecelakaan mobil hebat membuat keluarganya nyaris mengurung diri dalam kegelapan selama lima tahun, enggan bercakap, enggan menyapa bahkan enggan saling berinteraksi selama satu bulan. Hingga akhirnya kemarahan sang ayah telah mencapai puncaknya. Malam itu semuanya nyaris saja hancur, tubuh Jiwan yang terkapar tidak berdaya di gudang usai mendapat hukuman dari sang ayah. Tidak ada yang memperdulikannya. Hingga akhirnya Tuhan menjawab permintaan seluruh keluarga Jiwan. Akankah Jiwan bertahan dengan kerasnya alur hidup? Ujian apa yang akan di jalani oleh Jiwan? Di balik kerapuhannya akankah ada seorang yang berbaik hati mengulurkan tangannya guna merengkuh dan melindungi sosok Jiwan?
All Rights Reserved
#738
junkyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor
  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • Second
  • Love at Time's Brink
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines