-DI BALIK SIKAP SANG KETUA OSIS YANG DINGIN-
Di SMA Harapan Bangsa, nama Oline selalu disebut dengan rasa hormat yang bercampur segan. Sebagai Ketua OSIS, ia dikenal sangat cerdas, tegas, disiplin tinggi, dan memiliki sikap yang terlihat dingin serta kaku. Banyak siswa menganggapnya angkuh dan sulit didekati, tanpa menyadari bahwa sikap itu hanyalah benteng yang ia bangun demi menjaga amanah dan tanggung jawab yang dipikulnya.
Sosok Aralie, siswi kelas sebelah yang ceria, tulus, dan pekerja keras, justru melihat sisi lain dari sosok itu. Rasa penasaran perlahan berubah menjadi kekaguman, lalu tumbuh menjadi cinta yang disimpan rapat di dalam hati. Kesempatan untuk lebih dekat terbuka saat Aralie terlibat langsung bekerja sama dengan Oline dalam persiapan acara besar sekolah.
Perjalanan mereka tidaklah mudah. Awalnya hanya berinteraksi soal tugas, lambat laun dinding kaku itu mulai retak saat Aralie berhasil melihat alasan di balik sikap dingin Oline. Namun, kebersamaan mereka memicu berbagai tantangan: bisikan gosip, pandangan iri, tuduhan miring, hingga ujian kepercayaan yang mengancam nama baik dan jabatan Oline.
Ditemani dukungan sahabat-sahabat setia-Erine, Nachia, Delynn, Kimmy di sisi Aralie; serta Lana, Nala, Hillary, dan William di sisi Oline-keduanya harus membuktikan bahwa kedekatan mereka tidak melunturkan prinsip, justru membuat keduanya menjadi pribadi yang lebih baik.
Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang tumbuh perlahan, dibangun di atas kesabaran, pengertian, dan ketulusan. Ia mengajarkan bahwa jangan pernah menilai seseorang hanya dari luarnya saja, karena di balik sikap yang terlihat dingin, sering kali tersembunyi hati yang tulus yang hanya menunggu seseorang yang cukup sabar untuk membukanya.