The Cultivator's Path
Prolog - The Cultivator's Path : Yue Lian
•
•
•
Di ujung dunia yang tertutup kabut spritual, berdiri sebuah sekte langit kuno bernama Langit Timur , tempat para kultivator terkuat menapaki jalan menuju keabadian. Namun diantara mereka, hanya satu yang disebut sebagai Putri Bulan - Yue Lian.
Dilahirkan dibawah cahaya bulan purnama yang langka, Yue Lian dikenal sebagai murid dengan bakat surgawi, namun dihantui takdir kelam. Ia tidak pernah tahu siapa orangtuanya, hanya tumbuh di altar suci dengan tanda giok di dahinya-
simbol dari ramalan kuno : " Ketika bulan menangis darah, pelindung yang membunuh akan lahir, dan langit akan memilih jalannya sendiri."
Sejak kecil, Yue Lian membawa beban itu. Ia bukan hanya seorang pelindung sekte, tetapi juga potensi kehancuran bagi dunia kultivasi. Mata-mata dari berbagai sekte menaruh curiga, sementara musuh dalam bayangan bersiap menariknya jatuh.
Namun Yue Lian tidak takut. Baginya, jalan seorang kultivator bukan hanya tentang kekuatan, tetapi tentang kebenaran dan pilihan. Ia bersumpah, suatu hari ia akan membuktikan bahwa takdir bukanlah rantai, melainkan pedang-dan ia akan menjadi pemiliknya.
Malam itu, saat kabut giok menyelimuti pegunungan dan suara lonceng kuil bergetar lembut, Yue Lian membuka matanya dan berkata lirih,
" Jika dunia takut pada cahaya bulan... maka biarlah aku jadi bayangannya."
Perjalanan pun dimulai.