Story cover for Dhelikan by Notesbyfaeza
Dhelikan
  • WpView
    Reads 588
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 588
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Sep 08, 2025
Aruna bisa melihat apa yang tak seharusnya terlihat, namun ia memilih buta. 
Bagaimanapun, warisan gaib yang mengalir dalam darahnya, peninggalan dari garis keturunan yang selalu bersinggungan dengan dunia tak kasat mata, hanyalah beban yang ingin ia buang. Aruna hanya menginginkan hidup yang sederhana, layaknya teman-teman dikelasnya. Namun, takdir punya rencana yang berbeda.
Saat mencari kucing kesayangannya di waktu surup, Aruna tanpa sengaja terseret ke dalam permainan Dhelikan-petak umpet mematikan di antara hantu dan manusia-manusia "keselon." Aturannya sederhana: menang atau mati.
Di dunia di mana bersembunyi bukan lagi permainan anak-anak, bisakah Aruna bertahan hidup?
All Rights Reserved
Sign up to add Dhelikan to your library and receive updates
or
#304hororindonesia
Content Guidelines
You may also like
Kamu Mati Hari Ini (Segera Terbit) by FathulMubin22
25 parts Ongoing
KAMU MATI HARI INI Ya, HARI INI KAPAN LAGI? Tidak ada esok, esok, esok Buang saja angan-angan tololmu itu Kalau si Miut sudah getol ingin date dengan hamba-hamba tukang ngibul, Toh, apa susahnya ikut? Tak kenal, maka tak sayang Si Miut - Malaikat maut baik hati yang imut Setiap hari menemui manusia-manusia di ambang mati Saat manusia diberitahu - diberi - tahu? Akan mati hari ini, Seperti pekerja, tukang menulis, koruptor, bapak-bapak absurd, artis, idola, dan banyak lagi Lantas, ia banyak menolak dan berkata jangan dulu, Lalu, ketika benar-benar hidupnya tersisa hitungan jam, ia hanya bisa melakukan sedikit cara Menghindar atau kembali ke Tuhan dengan keadaan apa adanya Cerita pendek tentang manusia-manusia yang lupa akan mati Menggelitik dan mencubit renungan #Manusia ini itu Si Miut menemui manusia satu ini, "Kenapa kamu menangis?" tanya si Miut "Aku masih memiliki dosa ini dan itu," jawab hamba itu #Manusia jangan dulu Si Miut menemui manusia satu ini, "Kenapa kamu menangis?" tanya Si Miut "Aku rasa ... mintalah ke Tuhan supaya aku jangan mati dulu." #Manusia paling pilu Si Miut menemui manusia satu ini, "Kenapa kamu menangis?" tanya Si Miut "Aku senang sekali mati hari ini." Bebannya tiada. Istirahat dalam waktu 0,1 detik yang benar-benar memuaskan. Dunia yang ditinggalkan jauh lebih baik, daripada ia hidup dengan seribu derita. Mati yang asyik dari Tuhan yang Maha Asyik. "Aku tidak mau ke surga. Aku juga tidak mau ke neraka. Aku hanya ingin mati saja." Koruptor dan penjahat MENDELIK, "KOK ISO?"
You may also like
Slide 1 of 10
Arsya cover
NAMJOON SEASON 2 cover
INDIGO BOY'S (END) cover
KARMA [✓] cover
Survive Together || Aoen  (hiatus) cover
A Light From You [√] cover
(TAMAT)(18+) KEMBANG DESA cover
DI BALIK NADA || Ketika Musik Tidak Lagi Sekedar Melodi  cover
Hujan Bulan Desember cover
Kamu Mati Hari Ini (Segera Terbit) cover

Arsya

8 parts Ongoing

Bagaimana kalau kamu bisa mendengar pikiran orang-termasuk rencana pembunuhan atas dirimu sendiri? Arsya Abiseka Gantari, bocah 8 tahun penderita amnesia, hidup dengan satu misi yang datang lewat mimpi berulang: menemukan kakeknya. Yang tidak dia sadari, setiap langkah mendekatkan dirinya pada sang kakek justru membuka kotak pandora rahasia kelam keluarganya. (pesan penulis) Genre utama novel ini bukan misteri, tapi drama keluarga, Angst, dan psikologis. Bumbu genre utama misteri dan thriler. Yang suka genre utama drama, mari mampir, tapi yang nyari misteri sebagai drama utama, mampir aja siapa tau cocok. Hehe kenapa di pilihan genrenya misteri? Karena drama enggak ada pilihannya. Jadi mohon maaf