Dibalik Nada Ketujuh

Dibalik Nada Ketujuh

  • WpView
    MGA BUMASA 4,772
  • WpVote
    Mga Boto 206
  • WpPart
    Mga Parte 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Nov 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Rony, penyanyi rock dengan jutaan penggemar, berada di puncak karier. Media dan penggemar terus menjodohkannya dengan Salma, pasangannya di panggung yang kini telah menemukan takdirnya sendiri. Rony muak, namun ia terjebak dalam ekspektasi. Hatinya seperti nada ketujuh, terus menggantung, tanpa resolusi. Di lain sisi, ada Nada, gadis asal Semarang yang kini menempuh studi S2 di UI. Dulu, ia adalah seorang penggemar setia Rony saat di Indonesian Idol. Namun saat ia sibuk dengan hidupnya, Ia berhenti mengikuti Rony. Ia menemukan kedamaian dalam perjalanan spiritual, yang membawanya memeluk kekristenan secara pribadi. Takdir punya rencana lain. Di Prambanan Jazz yang berlatar candi, dua sosok ini kembali bertemu. Pertemuan yang tak disengaja di Jogja-kota yang dulu jadi saksi bisu masa S1 Nada. Kali ini, keadaan telah berbeda. Rony tidak lagi terikat pada citra, dan Nada tidak lagi menjadi penggemar yang menaruh harapan. Apakah pertemuan ini adalah jawaban dari doa yang tidak pernah mereka minta?
All Rights Reserved
#303
salmasalsabil
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman