Lakuna Mahaga

Lakuna Mahaga

  • WpView
    Reads 8,895
  • WpVote
    Votes 1,084
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Ia berjalan di atas jalan yang penuh bebatuan tanpa alas kaki yang melindungi. Tubuhnya terus di guyur hujan, badai dan petir pun ikut menghancurkan harapan.
All Rights Reserved
#2
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Kenzie Untuk Bunda
  • Separuh Rumah
  • Radeya's Evanescence
  • Shadow (End)
  • NOCTIS SOLARIS
  • Buried Shadow [Revisi]
  • Kyan's story
  • To All The Sunsets We Missed
  • KAIVAN [SLOW UP]
  • ALL ABOUT DEVAN [slow up]

"Aku boleh berharap kan?" "Aku berhak bahagia kan?" "Apa kelahiran ku tidak pernah diinginkan? " Seharusnya Hari itu adalah hari bahagia bagi seluruh keluarga yang menunggu kelahiran seorang anak. Sang ayah yang menunggu putra keduanya lahir, sang kakak yang tidak sabar melihat wajah adiknya, serta kakek dan nenek yang menunggu kelahiran cucu keduanya. Akan tetapi hari yang bahagia itu berubah menjadi hari dimana kabar duka datang. Kelahirannya membawa kabar duka dimana sang ibunda pergi untuk selamanya setelah berhasil melahirkan nya dengan susah payah. Selain itu ada fakta lain yang membuat perasaan keluarga itu hancur. Kenzie, terlahir dengan tubuh yang lemah karena penyakit jantung yang ia derita saat lahir ke dunia, menambah luka untuk semua keluarga disana. "Bunda maaf, kelahiran Kenzie bikin bunda pergi ninggalin papa dan abang" ----------------------------------------------------------------- *Dilarang mengcopy cerita ini!! *Cerita murni dari karangan penulis!! *Harap bijak dalam membaca!! ----

More details
WpActionLinkContent Guidelines