ANIGMA [END]

ANIGMA [END]

  • WpView
    Reads 508
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing3h 30m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 9, 2025
Nama gua Nadine Agnesia, but, that's not who i am. Disekolah yang elit ini, gua cuma mau sembunyi dan menyamarkan kenyataan yang memalukan. tapi sayangnya, Adrian, laki laki tampan itu ga terlalu percaya sama senyum gua, dan ketika dia semakin mendekat. semakin gua tau rahasia gua tidak akan selamanya aman. "Cinta ini adalah Teka-teki dan gue adalah Anigma nya." *** "Anigma" terinspirasi dari kata enigma (bahasa Inggris/Latin) yang berarti teka-teki, misteri, sesuatu yang sulit dimengerti atau dipecahkan. Dengan sedikit modifikasi huruf ("i" tambahan), Anigma bisa terdengar lebih unik, seolah bukan sekadar "enigma", tapi punya identitas sendiri. start: 9 August, 2025. end: 10 September, 2025.
All Rights Reserved
#100
acak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Putih abu-abu
  • AFTER MIDNIGHT [DISCONTINUE]
  • He's Mine Not Yours βœ“
  • DARICK FEBIAN | SLOW UPDATE
  • Perempuan Itu Suri Hatiku
  • Kisah Nisa
  • Mr. Zafran Dylan [OG]
  • Run Away

Rio menatap gadis yang berjongkok di depannya menangisi kuas yang telah terbagi menjadi dua di depan teras rumah. pria itu menjajarkan berjongkok dan emncoba menatap mata Andini yang angkuh namun kini dipenuhi dengan air mata. "jangan nangis, berisik, saya terganggu" Andini menatap Rio dengan penuh kemarahan. "pasti lo yang kasih tau ke papa dan mama kan?! daar tukang ngadu! harunya lo tau diri! gue udah cukup baik dengan nerima lo di rumah gue!" itulah ucapan kasar Andini yang selalu membal di hati Rio. setelah seminggu berlalu, Andini menatap sebuah kuas yang sama persis terletak di dalam tasnya 'jangan nangis berisik' Andini tau kuas itu dari siapa, dan dari mana asalnya. dan dalam seminggu jantung Andini ebrdetak kembali lebih cepat seperti biasa, ketika ia terlalu dekat dengan Rio, ketika Rio menggendongnya di belakang, atau ektika Rio pasrah menjadi bulan-bulanannya. dan Andini tahu, itu bukan sekedar kagum. ia jatuh cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines