We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Seindah Mentari

Seindah Mentari

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang dapat dihitung berdasarkan seberapa besar dan seberapa mahalnya sesuatu yang diberikan. Lebih luas dari pada itu, kebahagiaan merupakan perasaan senang yang dirasa ketika mendatkan sesuatu yang begitu berharga walaupun hanya dari hal kecil. Mentari, yang sejak kecil hidup dalam keadaan ekonomi yang begitu memperihatinkan. Namun disisi lain ia begitu dilimpahkan akan kasih sayang dari keluarga kecilnya. Seiring beranjaknya umur, Mentari tersadar. Bahwa materi bukanlah segalanya. Bukan hanya sekedar kata, ia melihatnya sendiri dari orang-orang disekitarnya. Memang benar adanya kata uang bukanlah segalanya. Buktinya ia masih bisa hidup bahagia disaat keadaan ekonomi keluarganya yang berada pada kata tidak baik-baik saja. Namun semuanya seketika berubah, saat suatu insiden besar yang berhasil membuat hidupnya berubah drastis. Akankah Mentari mampu melewati semua itu?
All Rights Reserved
#38
isa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines