23.43
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 9, 2025
Dunia adalah panggung sandiwara. Atau setidaknya ... itulah yang Ghaisa percayai. Gadis itu menghabiskan seluruh waktunya untuk berlakon sebagai Tuan Putri keluarga Wicaksono yang bahagia. Mengelabui orang-orang di sekitarnya dengan senyum yang bahkan tak menyentuh ujung mata. "Bri?" Setidaknya hingga nama kecilnya terucap kembali. Malam itu, di jembatan penyeberangan, Ghaisa menemukan dirinya tenggelam dalam iris mata hitam kepunyaan lelaki dengan bekas luka memanjang di alis kanannya. "Gimana kamu bisa tahu ....?" Kisah ini tentang mereka. Yang berenang ke permukaan, berharap dapat menemukan napasnya di atas sana. Yang saling merengkuh luka, ketika dunia tak menganggap mereka ada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lost Cael
  • After the Fall
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • MUKTI AGUNG
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Girl Who Was Never Written
  • Halo Gus!!
  • GALAKSI [HIATUS]
  • Figuran Tanpa Peran [END]

Marcel mengutuk orang yang telah menabrak ibu dan adiknya hingga tewas. Menyumpah pelaku tidak akan diberi kebahagiaan dalam hidupnya. Terus tersiksa. Terus mengalami luka yang lebih sadis dari yang ia alami sampai detik ini. Marcel bersumpah. Tapi ... takdir malah main-main dengannya. "KENAPA HARUS TUBUH INI, SIALAN?!" Deskripsi diubah 21 Maret 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines