Tentang dua orang keras kepala yang dipaksa berdampingan seperti air dan api yang beradu, tapi pelan-pelan belajar tidak saling membakar. Bukan hanya bangunan yang mereka dirikan bersama. Tapi sesuatu yang lebih pelik, seperti jembatan yang dibangun di atas sungai penuh perbedaan. Rapuh di awal, namun perlahan menguat. Apa jadinya jika dua dunia yang saling bertolak belakang dipaksa bekerja dalam ruang sempit, di bawah tekanan waktu, tugas, dan emosi yang tak mau diam? Akankah benturan itu menjauhkan, atau justru membentuk sesuatu yang tak bisa mereka hindari?
More details