RUTE JALAN ; RUTE HIDUP

RUTE JALAN ; RUTE HIDUP

  • WpView
    LECTURAS 25
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 15, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
ˋˏō͡≡о- - - - - - - - - - - - ♡⁠ Awan, seorang remaja berusia 18 tahun, terpaksa mengubur dalam-dalam mimpi untuk melanjutkan sekolah. Kehidupan yang seharusnya penuh dengan buku dan tawa remaja, kini berubah menjadi perjuangan pahit di jalanan Kota Malang. Namun, di tengah keputusasaan yang melanda, sebuah pertemuan tak terduga mengubah segalanya. Ia bertemu Hayu, seorang gadis muda dengan kisah yang mirip dengannya. Hayu juga dipaksa untuk beradaptasi lebih awal dengan kerasnya kehidupan. Perlahan, di antara tumpukan pekerjaan dan keringat yang mengucur, mereka menemukan kenyamanan dalam kesamaan nasib. Setelah semua rintangan yang mereka hadapi bersama, akankah persahabatan Awan dan Hayu terus bertahan? Ataukah, mungkinkah takdir memiliki rencana lain, mengubah hubungan mereka menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar teman seperjuangan? Di tengah lika-liku kehidupan yang tak terduga ini, bagaimana menurutmu? Babak akhir apa yang menanti Awan dan Hayu? ----------- Follow Instagram @annayr4 untuk spoiler bab selanjutnya!!
Todos los derechos reservados
#841
pertemanan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido