Backstage: YoungK Day6 Fan fiction

Backstage: YoungK Day6 Fan fiction

  • WpView
    GELESEN 71
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Sep. 11, 2025
Bagi Athahira, kebahagiaan itu sederhana: duduk di kereta menuju Jakarta Kota, menikmati sate Padang di Cikini, atau sekadar libur di hari Jumat. Namun semua definisi "sederhana" itu runtuh ketika di hadapannya muncul sosok yang sudah tujuh tahun tak pernah ia temui, Brian. Brian, yang dulu hanya seorang trainee dengan mimpi, kini adalah vokalis sekaligus basis band besar dari Korea Selatan. Brian, yang namanya sering wara-wiri di layar kaca dan jadi topik hangat di grup chat teman-temannya. Brian, yang tiba-tiba berdiri di hadapan Atha dengan titel dan setelan "just an ordinary person" nya lagi setelah sekian lamanya. Pertemuan tak terduga itu menyeret mereka kembali pada memori lama dan dan sejuta pertanyaan. Tapi kali ini, bukan sekadar nostalgia. Ini tentang kesempatan kedua, atau ketiga, atau seterusnya yang sempat terlewatkan.
Alle Rechte vorbehalten
#420
romcom
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien