One night love

One night love

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 24, 2025
Hidup Jihoon hancur dalam semalam. Tunangannya-yang selama ini ia percaya-justru memilih orang lain di detik-detik menuju pernikahan mereka. Dalam kepedihan, Jihoon melarikan diri ke sebuah klub malam, mencoba melupakan rasa sakit dengan dentuman musik dan segelas alkohol. Di sanalah ia bertemu dengan seorang pria asing: tampan, karismatik, dan berbahaya. Tatapannya penuh dominasi, senyumnya menyimpan sesuatu yang misterius. Tanpa sadar, Jihoon terbawa dalam pelukan pria itu, hingga keduanya terjebak di sebuah kamar hotel yang panas dan penuh gairah. Satu malam yang dimulai dengan air mata, berubah menjadi ledakan hasrat yang tak terkendali-dengan desahan yang bahkan menembus dinding kamar. Namun, apakah semua hanya akan berhenti pada "one night love"? Ataukah pertemuan itu justru menjadi awal dari kisah baru yang tak pernah Jihoon bayangkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines